Tata letak parkir kopdar memengaruhi keselamatan, kenyamanan, dan hubungan dengan pengelola lokasi. Tampilan kendaraan sebaiknya mengikuti sirkulasi, bukan membuat jalur keluar atau akses darurat tertutup.
Mulai dari izin dan kapasitas nyata
Konfirmasi jumlah slot, jam penggunaan, arah sirkulasi, batas kebisingan, fasilitas, serta area yang tidak boleh dipakai. Jangan mengumumkan kapasitas berdasarkan foto lama. Gunakan kriteria titik kumpul TuanKuda sebelum memilih venue.
Pisahkan alur kendaraan dan pejalan kaki
- Tandai satu jalur masuk dan satu jalur keluar bila memungkinkan.
- Sisakan koridor bantuan serta akses pemadam.
- Tempatkan meja check-in di luar jalur kendaraan.
- Sediakan ruang untuk kendaraan dengan kebutuhan akses khusus.
- Letakkan area foto agar peserta tidak berdiri di jalur aktif.
| Zona | Fungsi | Risiko yang dicegah |
|---|---|---|
| Masuk | Check arah dan marshal | Antrean menumpuk di jalan |
| Parkir | Slot sesuai ukuran kendaraan | Pintu sulit dibuka dan benturan |
| Pejalan kaki | Akses peserta | Berjalan di antara mobil bergerak |
| Darurat | Akses bantuan | Jalur tertutup |
| Keluar | Arus pulang bertahap | Manuver silang |
Brief marshal sebelum kendaraan datang
Marshal perlu memahami kapasitas, urutan parkir, titik berhenti sementara, dan cara menolak kendaraan tambahan dengan sopan. Hubungkan layout dengan checklist organizer dan kode etik TuanKuda.
FAQ tata letak parkir
Apakah mobil harus diparkir berdasarkan model?
Tidak. Kelompok visual boleh dibuat bila tidak mengganggu ukuran slot, sirkulasi, dan urutan keluar.
Bagaimana jika peserta melebihi kapasitas?
Gunakan daftar tunggu atau lokasi alternatif. Jangan mengubah koridor bantuan menjadi slot tambahan.
Kapan layout perlu diubah?
Ubah bila cuaca, pekerjaan venue, atau arahan pengelola mengubah akses. Informasikan revisi sebelum kendaraan memasuki lokasi.
